KarawaciSeputar Karawaci

Belum Capai Target, TJ Bandara Masih Gratis

WhatsApp Image 2023 07 31 at 23.50.43 Belum Capai Target, TJ Bandara Masih Gratis
FOTO: DISHUB DKI MASA PERCOBAAN: Armada Transjakarta saat peresmian uji coba rute Kalideres – Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.
156views

Voksil.com, JAKARTA – Masa uji coba layanan Transportasi Jakarta (TJ) ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) masih terus diperpanjang. Sebelumnya TJ menyebut bahwa layanan gratis tersebut hanya berlangsung dua pekan.

Atas uji coba pertama tersebut, PT TJ mencatat sebanyak 14.222 orang (mulai 5 – 29 Juni  2023), dengan pelanggan harian tertinggi, sebanyak 733 orang. Jumah itu masih jauh dari target TJ yakni 2.000 orang per hari.

Direktur Utama PT TJ Welfizon Yuza mengakui, layanan dengan kode SH1 tersebut masih perlu banyak perbaikan. Ada beberapa masukan yang mereka terima, bukan hanya dari masyarakat melainkan dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ). Salah satunya, untuk memperpanjang masa jam layanan yang saat ini hanya tersedia pukul 05.30 – 09.00 dan 16.30 – 22.00.

”Kami akan perbaiki layanan dari uji coba ini. Awalnya kan kebutuhannya pagi dan sore, makanya kami uji cobakan. Dalam perjalanan, sosialisasi ditingkatkan, jam layanan juga. Memang, untuk bisa perpanjangan itu, saat ini kami sedang bahas dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, ini kan penugasan,” jelasnya di Jakarta.

Untuk layanan itu, dia menyebutkan setiap pekan di Dishub DKI ada pembahasan untuk perbaikan layanan. ”Saat review, DTKJ juga dimintai masukan. Begitu disepakati, kami pasti akan ubah (jam operasional),” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mengakui bahwa layanan ke bandara itu memiliki segmen, yakni pekerja. Terutama, pekerja di bandara yang menggunakan motor. ”Saat kami masuk ke bandara, bisa dilihat di parkiran, motor banyak baget, bisa ribuan motor. Setiap hari ada tiga shift seperti itu. Itu sebenarnya yang mau kami ambil,” ujarnya. Dengan pengguna layanan harian yang masih di kisaran 700-an, dia mengakui bahwa untuk memindahkan pengguna motor ke bus tersebut bukan hal yang mudah.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono menuturkan, banyak masukan selama uji coba merupakan hal yang biasa. Namun, dia menyampaikan bahwa layanan tersebut tetap komersial meski sudah lintas wilayah. ”Karena kita masuk posisi lintas wilayah, saya minta, harapan saya, adalah itu (layanan) komersial. Nilainya berapa, saat ini sedang dihitung,” katanya.

Menurutnya, tujuan TJ masuk ke sana untuk bisa mengurangi masalah kemacetan di sekitar bandara. ”Supaya mengurai kemacetan di sekitar bandara, kita coba dengan transportasi umum. Tapi sekali lagi, sampai dimana kelayakannya itu, bisa bagus, bisa dilanjutkan, bisa dipikirkan kembali. Kan namanya juga uji coba,” imbuhnya. (rik/mmr)

Leave a Response