Berita Kini

BI Luncurkan Standar Nasional QRIS Tuntas

WhatsApp Image 2023 08 18 at 13.25.46 BI Luncurkan Standar Nasional QRIS Tuntas
Foto : bi.go.id Caption : INOVASI : QRIS Tuntas akan menjadi pengendali transaksi sekaligus menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
1.2kviews

Voksil.com, JAKARTA – Tren pembayaran menggunakan quic response code Indonesian standard atau QRIS semakin besar. Bank Indonesia pun merespon tren tersebut dengan meluncurkan QRIS Tuntas. QRIS ini akan menjadi standar nasional  bagi transaksi tarik tunai, transfer, dan setor tunai.

Peluncuran QRIS Tuntas berbarengan dengan peringatan HUT Kemerdekaan ke 78 Republik Indonesia. Penerapan program tersebut baru dijadwalkan paling cepat 1 September dan paling lambat 30 November.

Seperti dijelaskan pada rilis resmi melalui www.bi.go.id, standar nasional QRIS Tuntas merupakan pengembangan oleh Bank Indonesia dengan asosiasi sistem pembayaran Indonesia  (ASPI) serta perwakilan penyelenggaran jasa sistem pembayaran. Implementasi QRIS Tuntas, akan didukung dengan skema harga yang efisien dibanding biaya yang dikenakan untuk layanan serupa oleh industri.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pengguna dapat melakukan transfer dana antarpengguna serta tarik-setor tunai di ATM dengan cara memindai QRIS di aplikasi pembayaran secara terinterkoneksi antar penyedia jasa pembayaran (PJP) bank dan lembaga selain bank. “QRIS Tuntas juga dapat dilakukan dengan sumber dana di uang elektronik server base dan dilengkapi fitur notifikasi bagi pengguna,” kata Perry di Komplek BI pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Inisiatif ini sebagai wujud nyata komitmen Bank Indonesia dalam pengembangan inovasi fitur QRIS secara berkelanjutan. Termasuk sebagai bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran (BSPI) 2025 untuk mengakselerasi inklusi ekonomi dan keuangan digital. Dengan begitu, pertumbuhan dan stabilitas ekonomi berkelanjutan bisa terwujud.

Lebih lanjut, peluncuran QRIS TUNTAS telah melalui berbagai tahapan. Yakni fase uji coba oleh industri dalam ruang ujicoba inovasi dan teknologi sistem pembayaran Bank Indonesia. Peserta uji coba terdiri atas 16 penyedia jasa pembayaran (PJP) dan penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran. Penyedia Jasa Pembayaran dan Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran yang diharapkan dapat menjadi first mover diikuti dengan PJP lain yang telah siap untuk mengembangkan fitur ini. (bi.go.id/rim)

Leave a Response