Berita Kini

Dua Kontingen Mundur dari Jambore Pramuka Dunia di Korsel

WhatsApp Image 2023 08 07 at 11.34.41 Dua Kontingen Mundur dari Jambore Pramuka Dunia di Korsel
Credit : Arif Wijanarko for voksil.com TItlte : AKRAB – Peserta Jambore Pramuka Dunia mengikuti jadwal acara di tengah suhu panas yang mencapai 34 derajat selsisus.
160views

Voksil.com, JAKARTA – Suhu panas yang melanda Saemangeum, Korea Selatan membawa pengaruh pada peserta Jambore Pramuka Dunia ke-25. Kontingen dari dua negara memutuskan mundur. Yakni Inggris dan Amerika Serikat.

 

Arif Wijanarko, perwakilan dari Indonesia yang tergabung panitia Jambore Pramuka Dunia ke 25 itu menyebut suhu mencapai 34 derajat selsius. Cukup panas. Utamanya pada wilayah yang lokasinya berdekatan dengan Pantai barat Korea Selatan. ‘’Panas ini terjadi sejak awal kegiatan dimulai,’’ katanya.

 

Dua kontingen tersebut menilai cuaca yang terjadi di sekitar Saemangeum, Korea Selatan cukup ekstim. Kondisi tersebut membuat timnya tidak bisa mengikuti setiap sesi acara. Mereka khawatir situasi yang panas dan kering menimbulkan masalah selama event tersebut berlangsung. ‘’Inggris lebih dulu mundur, baru kemudian kontingen Amerika Serikat menyusul mengambil keputusan yang sama,’’ imbuh Arif.

WhatsApp Image 2023 08 07 at 11.34.40 Dua Kontingen Mundur dari Jambore Pramuka Dunia di Korsel

Mundurnya dua negara itu menjadi catatan bagi penyelenggara dan pemerintah Korea Selatan. Sebelumnya, penyelenggara maupun pemerintah Korea Selatan mengatakan akan menambah kuota air, AC, serta petugas medis untuk kelancaran acara tersebut. Namun, upaya tersebut belum mengubah kondisi di lapangan. Karena itu, dua kontingen memutuskan mundur dari event tersebut.

 

Jambore Pramuka Dunia ke 25 itu diikuti 39 ribu peserta. Mereka yang merupakan anggota pramuka berusia 14 hingga 18 tahun itu berkemah di Semangeum, dekat Kota Buan, di pantai barat Kore Selatan. Kegiatan tersebut juga dalam rangkan mengeratakan persahabatan antar anggota pramuka se-dunia. (rim)

1 Comment

Leave a Response