Berita Kini

SMK PK Isvil Berproses Akreditasi, Tingkatkan Mutu Lulusan

PROSES AKREDITASI: Kepala SMK PK Islamic Village Mukhasin memberikan keterangan kepada tim redaksi Voksil.com terkait proses akreditasi yang dilakukan BAN-SM.
PROSES AKREDITASI: Kepala SMK PK Islamic Village Mukhasin memberikan keterangan kepada tim redaksi Voksil.com terkait proses akreditasi yang dilakukan BAN-SM.
160views

voksil.comKarawaci. SMK Pusat Keunggulan (PK) Islamic Village (Isvil) Karawaci menjalani proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) selama dua hari, yakni mulai Rabu (16/11/2022) – Kamis (17/11/2022).

Kepala SMK PK Islamic Village Karawaci Mukhasin mengatakan, catatan tim asessor terhadap mutu lulusan merupakan fokus dan perhatian sekolah untuk melakukan pembenahan. ”Sudah kita persiapkan kemarin dari bulan Juli sampai hari ini, itu nanti kita tindak lanjuti. Jadi, kalau ternyata dimutu lulusan ada catatan, nanti otomatis saya dengan tim kesiswaan akan segera membuat program lanjutannya,” ungkap Mukhasin kepada voksil.com.

Mukhasin menambahkan, begitu pun apabila nanti di proses pembelajaran juga ternyata ada catatan, maka pihaknya akan coba koordinasi dengan asisten kurikulum, para kajur atau wakil kepala sekolah.

Mukhasin optimistis linier dengan peningkatan mutu pendidikan, maka jumlah peserta didik akan bertambah setiap tahun. Yang pasti, kata Mukhasin, pihaknya punya standar pendidikan pusat keunggulan (PK) yakni, delapan plus i berarti pihaknya mengikuti prosedur yang menjadi persyaratan PK. ”Salah satunya tadi mungkin ada proses pembelajaran yang baik. Terus, mitra industrinya, melanjutkan kuliahnya atau bekerja, berwirausaha dan beberapa catatan lain yang pasti kita mengejar standar PK. Per semester industri mengajar di sekolah 50 jam nanti. Tiga semester 150 jam,” beber Mukhasin.

Dia mencontohkan, kerja sama dengan dunia industri terus ditingkatkan. Misalnya dengan Jawa Pos dalam mengelola website. ”Ya Alhamdulillah DKV misalkan dengan PT Jawa Pos. Kemudian untuk TKJ (teknik komputer jaringan , red) dengan Axioo dan MikroTik.  Kemudian ada BCP (broadcasting, red) dengan Jawa Pos dan Akademik Televisi Indonesia, “ ungkap Mukhasin. (sls/mmr).

Leave a Response